2 ton vs 200 pon


Sebagian besar dari kita perlu bersepeda berdekatan dengan kendaraan bermotor ( motor, angkot, bajaj, metromini, mobil dll ) di jalan raya. Coba simpan dalam pikiran Anda: Dua ton logam versus sekitar 200 pon sepeda, tulang dan otot – Siapa yang akan menang??

Berikut adalah beberapa kiat aman bersepeda di jalan raya:

Lihat dan dengarlah

Pertama-tama, perhatian Anda harus 100 persen, seperti layaknya Anda mengendarai kendaraan bermotor. Gunakan indera Anda – sering Anda bisa mendengar mesin sebelum mobil lewat, dan melihat atau mendengar anjing sebelum mengejar. Termasuk suara ban , akselerasi mesin keras dan musik keras dari jendela yang terbuka. Jika Anda mendengar ini menepi dan biarkanlah kendaraan tersebut lewat terlebih dahulu.

Pintar memilih rute

Jalan yang baik adalah jalan yang dilewati sedikit kendaraan bermotor dan dengan kecepatan rendah. Seringkali, rute yang sedikit lebih panjang dengan mobil yang lebih sedikit akan lebih cepat daripada rute yang lebih pendek tapi ramai. Juga, cobalah untuk menemukan jalan dimana bahu jalannya bisa dilewati sepeda. Ya, kita juga adalah kendaraan dengan hak untuk berada di jalan, tapi dengan dua ton versus £ 200, Anda lebih baik memilih untuk menjauhi ketika Anda dapat melakukannya dengan aman.

Jangan menyimpan rahasia

Ketika Anda mengemudi kendaraan bermotor, Anda mempunyai lampu sein untuk menunjukkan arah Anda, mau kekiri atau kekanan. Dan pada saat mengerem, kendaraan bermotor Anda memiliki lampu rem sebagai indikasi. Ketika Anda naik sepeda, cobalah untuk memikirkan apakah pengemudi akan melihat saat mereka berkendara di belakang Anda. Jangan langsung belok kekanan atau kekiri semau Anda. Berbahaya!! Gunakan sinyal tangan untuk menunjukkan kemana Anda ingin pergi. Pada persimpangan, lakukanlah kontak mata dengan pengemudi untuk memastikan bahwa mereka melihat Anda. Jangan lupa, untuk membentuk kebiasaan baik di masa depan, ucapankanlah terima kasih ketika Anda diberi hak jalan.

Tetap stabil

Melihat kebelakang tanpa merubah arah sepeda adalah keterampilan penting. Untuk pengendara yang baru, biasanya mereka menoleh kebelakang dengan posisi kedua tangan standby di stang dan handle rem, metode ini sering menyebabkan perubahan arah sepeda ke arah yang Anda cari. Gunakanlah cara ini :
Untuk melihat ke kiri, letakkanlah tangan kanan Anda ke arah pusat stang dekat batang, kemudian turunkan tangan kiri Anda, putar kepala Anda untuk melihat ke belakang. Sehingga arah sepeda Anda stabil. Trik ini biasanya digunakan oleh para pembalap sepeda.

Perhatikan posisi ibu jari Anda

Selalu letakkan ibu jari Anda membungkus di sekitar stang, bukan meletakkan mereka di atas stang. Karena beberapa kali dijumpai pengendara terjatuh setelah tangannya terlepas dari stang ketika dia melewati jalan yang ada gundukannya. Dan juga, jangan ngebut dijalan ramai, simpan kecepatan Anda, gunakanlah ketika Anda di jalan mulus dengan sedikit kendaraan bermotor.

Demikian kiat aman bersepeda di jalan. Semoga bermanfaat.

disadur bebas dari Alex Stieda, orang pertama dari Amerika Utara yang mengenakan jersey kuning di Tour de France (stiedacycling.com). Ini tulisanku di komunitas BTW.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s